Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Desa Kalijaga Timur Kecamatan Aikmel Kabupaten Lombok Timur - Nusa Tenggara Barat

Artikel

Gotong Royong Masyarakat

10 Februari 2021 03:48:53  Administrator  343 Kali Dibaca  Berita Desa

Masyarakat Desa Kalijaga Timur Selalu berpedoman Pada Gotong Royong adalah satu buah aktivitas sosial yg jadi ciri khas bangsa Indonesia dari jaman dahulu dikala sampai waktu ini. layaknya yg tertuang dalam pancasila adalah sila ke- 3 “Persatuan Indonesia”. Tabiat gotong royong yg sudah dipunyai Bangsa Indonesia sejak dulu disaat. Gotong royong ialah keperibadian bangsa & ialah budaya yg sudah berakar kuat dalam kehidupan penduduk. Gotong royong tumbuh dari kita sendiri, prilaku dari penduduk. 
Rasa kebersamaan ini muncul,dikarenakan adanya sikap sosial tidak dengan pamrih dari masing-masing individu untk menunjang beban yg sedang dipikul.Cuma di Indonesia,kita sanggup menemukan sikap gotong royong ini sebab di negeri lain tak ada sikap ini karena saling acuh tidak acuh kepada lingkungan di sekitarnya. 

Ini yakni sikap positif yg mesti di lestarikan biar bangsa Indonesia jadi bangsa yg kokoh dan kuat di segala lini.Tak cuma dipedesaan dapat kita jumpai sikap gotong royong,melainkan di daerah perkotaan pula sanggup kita jumpai bersama gampang.Sebab dengan cara culture,budaya tersebut benar-benar telah di tanamkan sifat ini sejak mungil sampai dewasa. 

Dikarenakan ini yaitu salah satu cermin yg menciptakan Indonesia bersatu dari sabang sampai merauke, biarpun tidak sama agama, suku dan warna kulit namun kita masih jadi kesatuan yg kokoh.Inilah alah satu budaya bangsa yg menciptakan Indonesia,di puja dan puji oleh bangsa lain lantaran budayanya yg unik dan penuh toleransi antar sesama manusia. 
Gotong royong merupakan sikap hidup, kiat kerja, & adat yg telah dikenal bangsa Indonesia dengan cara turun-temurun sejak era dulu. Dalam gotong royong, orang menyelesaikan satu buah aktivitas dengan cara bersama-sama bersama saling sharing pekerjaan & saling tolong membantu 

Dgn bergotong royong, tidak sedikit factor yg sudah dilakukan bangsa kita di musim dulu, mulai sejak dari mendirikan hunian, mengerjakan sawah, menunjang tetangga yg sedang berduka sampai saling bahu membahu berjuang & memproklamasikan kemerdekaan negeri. Bersama bergotong royong, seluruh pekerjaan berat dapat jadi lebih ringan. 

Kita hidup didunia ini bukan seseorang diri. Yang Merupakan rakyat Indonesia, kita hidup dgn orang lain yang merupakan satu bangsa. Yang Merupakan sesama, bangsa kita miliki maksud yg sama ialah memajukan bangsa ini. Buat mendapatkan maksud tersebut sehingga kita seyogianya senantiasa siap utk bekerja sama bersama semangat gotong royong. Bakal lebih tidak sedikit yg mampu kita capai jika kita laksanakan gotong royong bersama orang lain. 

Dengan Cara nyata, rutinitas gotong-royong sudah melembaga & mengakar kuat. Ini diwujudkan dalam bermacam macam gerakan keseharian penduduk Indonesia. Khususnya di pedesaan Jawa, praktek gotong-royong, meski condong mengalami penurunan—baik dari segi pandang lingkup kegiatan ataupun jumlah orang yg terlibat—secara umum tetap meraih apresiasi positif dari masyarakat warga. Factor ini tampaknya pun dipengaruhi oleh salah satu karakteristik kusus, merupakan keeratan jalinan sosial yg dipunyai oleh penduduk Jawa. 

Kegiatan gotong-royong dalam beragam dimensinya memberikan implikasi semangat & value utk saling memberikan jaminan (self-guarantying) atas hak & kelangsungan hidup antarsesama masyarakat warga yg tetap melekat lumayan kuat di pedesaan. Perihal ini bisa juga diacu sbg salah satu taktik tradisional 

Sample aktivitas yg sanggup dilakukan dengan cara bergotong royong antara lain pembangunan sarana umum & membersihkan lingkungan lebih kurang. 
Sikap gotong royong itu selayaknya dipunyai oleh seluruhnya factor atau lapisan warga yg ada di Kota Bulukumba. Dikarenakan, dgn adanya kesadaran tiap-tiap aspek atau lapisan warga laksanakan tiap-tiap aktivitas secara bergotong royong. Dgn begitu segala sesuatu yg dapat dikerjakan akan lebih enteng & serta-merta diselesaikan & tentunya pembangunan di daerah tersebut bakal makin tidak tersendat & maju. Bukan itu saja, tapi dgn adanya kesadaran tiap-tiap factor atau lapisan penduduk dalam mengaplikasikan tingkah laku gotong royong sehingga pertalian persaudaraan atau silaturahim bakal makin erat. 
Di Bandingkan bersama kiat individualisme yg mementingkan diri sendiri sehingga bakal memperlambat pembangunan di satu buah daerah. Lantaran individualisme itu akan memunculkan keserakahan & kesenjangan diantara penduduk di kota tersebut. 
Sifat gotong royong di daerah pedesaan lebih menonjol dalam polakehidupan mereka, seperti memperbaiki & membersihkan jalan, atau membangun/ emperbaiki hunian.Sedangkan di daerah perkotaan gotong royong bisa dijumpai dalam aktivitas kerja bakti di RT/RW, di sekolah & bahkan di kantor-kantor, contohnya terhadap dikala memperingati hari-hari akbar nasional & keagamaan, mereka bekerja tidak dengan imbalan jasa, dikarenakan demi kebutuhan dengan. Dari sini timbullah rasa kebersamaan, kekeluargaan, tolong mempermudah maka akan terbina rasa kesatuan & persatuan Nasional. 

Semangat gotong royong didorong oleh : 
a. bahwa manusia tak hidup sendiri melainkan hidup dgn dgn orang lain atau lingkungan sosial; 
b. terhadap dasarnya manusia itu tergantung terhadap manusia yang lain; 
c. manusia butuh menjaga jalinan baik bersama sesamanya; & 
d. manusia butuh menyesuaikan dia dgn anggota penduduk yg lain

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image  
 

 Aparatur Desa

Back Next

 Lokasi Kantor Desa


Alamat : Jln. Lalu Sukrin Simpang Tiga-Kalijaga Timur
Desa : Kalijaga Timur
Kecamatan : Aikmel
Kabupaten : Lombok Timur
Kodepos : 83653
Telepon :
Email : kalijagatimur881@gmail.com

 Peta Wilayah Desa

 Sinergi Program

Bakso Pajak On-Line Radar Lombok
Prodeskel Kemendes Pemkab Lotim
Kominfo Pepadu Pemkab NTB
Pusat Data
Data Statistik

 Statistik Pengunjung

  • Hari ini:86
    Kemarin:171
    Total Pengunjung:116.157
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:34.231.21.105
    Browser:Tidak ditemukan

 Statistik

 Arsip Artikel

03 Agustus 2022 | 69 Kali
Laporan Keuangan Tahun 2021
03 Agustus 2022 | 56 Kali
Laporan Keuangan Tahun 2020
03 Agustus 2022 | 51 Kali
Laporan Keuangan Tahun 2019
03 Agustus 2022 | 54 Kali
Laporan Keuangan Tahun 2018
03 Agustus 2022 | 64 Kali
Laporan Keuangan Tahun 2017
26 November 2021 | 90 Kali
Lokakarya Penguatan SID Di Lombok Timur
12 Juli 2021 | 220 Kali
Mengembalikan Senyum Di Bibir Inak Hafazah
29 Juli 2013 | 1.031 Kali
Kontak Kami
10 Februari 2021 | 359 Kali
Pelantikan dan Pengukuhan Perangkat Desa
10 Februari 2021 | 343 Kali
Gotong Royong Masyarakat
26 Agustus 2016 | 257 Kali
Sejarah Desa
10 Februari 2021 | 254 Kali
MUSDES Dalam Rangka Pengolahan Sampah
07 November 2014 | 253 Kali
Struktur Organisasi Pemerintahan Desa
12 Juli 2021 | 220 Kali
Mengembalikan Senyum Di Bibir Inak Hafazah
30 April 2014 | 139 Kali
Kelompok Tani
10 Februari 2021 | 182 Kali
Acara Rapat Koordinasi Jaringan PLTMH Oleh PLN
30 April 2014 | 94 Kali
RT RW
26 November 2021 | 90 Kali
Lokakarya Penguatan SID Di Lombok Timur
02 Februari 2021 | 185 Kali
Badan Permusyawaratan Desa
10 Februari 2021 | 254 Kali
MUSDES Dalam Rangka Pengolahan Sampah
20 April 2014 | 105 Kali
Keputusan Kepala Desa

 Komentar